Saturday, March 31, 2012

Hendra Suhada : Seyogyanya FIFA itu sudah seharusnya tidak usah pilih sana pilih

Badan sepakbola Dunia, FIFA kembali memberikan batas waktu kepada PSSI hingga 15 Juni untuk menyelesaikan masalah kompetisi di tanah air.

Keputusan tersebut disampaikan oleh FIFA dalam rapat Komite Eksekutif di Zurich, Swiss, Jumat (30/03). Jika gagal, maka masalah ini akan diberikan kepada Komite Darurat FIFA untuk diberikan sanksi.

Menanggapi hal itu, salah satu klub peserta PSSI, Persikota melalui Ketua Umum Hendra Suhada sabtu (31/3) kepada RRI mengatakan FIFA seharusnya hanya mengakui PSSI dengan kompetisi yang bernama Indonesia Primier League (IPL) sebagai kompetisi resmi di tanah air, tanpa harus memandang yang lain.

 “Seyogyanya FIFA selaku induk sepakbola dunia itu sudah seharusnya tidak usah pilihsanapilih sini, pilih saja PSSI yang dipimpin Djohar Arifin, Jadi selesai. Nah, untuk rekan rekan nanti setelah FIFA menunjuk PSSI dengan benar, nantikan PSSI akan membenahi, bagaimanapun juga merekakan keluarga besar kita juga dalam keadaan mau sendiri.” Ujar Hendra Suda

Menekankan akan ultimatum FIFA berupa sangsi untukIndonesia, Hendra menilai ia yakin sepakbolaIndonesiatidak akan mendapat sangsi atau Bens dari badan sepakbola dunia tersebut.
Karena PSSI selama ini telah berupaya maksimal untuk menyatukan kompetisi.

 “Yaa, kalau saya lihat sih mudah-mudahan tidak ada sangsi terhadap induk persepakbolaan Indonesia, apapun seyogyanya saya rasa FIFA sudah mempunyai dokumen yang penting terhadap sepakbola mana yang harus dipilih. Jadi sangsi itu mudah mudahan tidak ada.” Tambah Hendra.
PSSI sendiri merasa optimistis FIFA tidak akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia. Sebelumnya, dalam rapat Exco AFC beberapa hari lalu, dicapai mufakat untuk mengajukan penundaan deadline FIFA terkait penuntasan konflik sepakbola diIndonesia.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...