Friday, February 3, 2012

Gendut Doni membawa persikota ke peringkat 3

Persikota Tangerang berhasil mengamankan poin penuh atas PSSB Bireun dalam laga lanjutan Divisi Utama musim 2011/2012 gelaran PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), di Stadion Benteng, Kota Tangerang, Jumat (3/2). Skuad Ksatria Benteng unggul dengan skor 2-1.

Meski begitu, tim besutan Agus Suryanto harus bekerja keras sepanjang pertandingan sebelum akhirnya berhak mengemas tiga angka dari duel tersebut. Bahkan, tuan rumah harus tertinggal lebih dulu ketika laga baru berjalan lima menit. Kecerobohan barisan belakang yang membiarkan striker PSSB, Jawalandi, berdiri bebas membuat gawang Ksatria Benteng yang dikawal Suhendra Haryanto kebobolan.

Taktik dan strategi racikan Bachtiar July memang cukup jitu. Meski diperkuat para pemain muda, namun permainan PSSB terutama di menit-menit awal babak pertama sempat merepotkan Akira Leonard Soputan dan kawan-kawan hingga tercipta satu gol.

Namun, permainan cantik bola-bola pendek yang diperagakan Muarif dan kawan-kawan tidak berlangsung lama. Itu setelah hujan mengguyur Stadion Benteng. Kontan, lapangan menjadi tergenang yang berujung kesulitan bagi kedua tim dalam mengembangkan permainan.

Namun, Persikota justru bergerak sigap dengan memainkan umpan-umpan panjang yang sukses membuahkan hasil. Tim kebanggaan Benteng Mania (Betman) berhasil menyamakan skor melalui eksekusi penalti pemain gaek Gendut Doni pada menit ke-42.

Gol balasan Persikota tersebut, berawal dari bola dikirim Ishak Yustinus dari sektor kanan gagal diamankan penjaga gawang Rahmanudin. Bola yang lepas dari tangkapannya jatuh di kaki bek Persikota Dedi Mulyadi. Saat hendak ditendang, Rahmanudin berusaha meraih bola dan menjatuhkan Dedi tidak jauh dari muka gawang. Wasit Nur Mufarikin tanpa ragu langsung menunjuk titik putih.

Kondisi lapangan yang masih tergenangi air, membuat Agus Suryanto tetap mengintruksikan pasukannya bermain bola-bola panjang di babak kedua. Dengan kelincahan Gendut Doni, tim Kuning berhasil menciptakan sejumlah peluang. Di antaranya, peluang yang didapat Farel Fardianto. Sayang tendangan pemain pengganti Abul Fikri di menit 59 itu masih menyamping di kanan gawang PSSB.

Persikota juga membuka peluang gol melalui Galih Rangga Birama. Sontekan kaki kanan pemain pengganti Choirul Anam di awal babak kedua itu melambung di atas mistar gawang. Gol kemenangan Persikota akhirnya tercipta melalui kaki Gendut Doni. Saat pertandingan memasuki menit ke-83, Gendut Doni yang lolos dari terjebak offside berhasil memperdayai kiper PSSB.

Setelah gol kedua tercipta, kubu Persikota langsung bersuka-cita. Itu karena, dengan waktu yang tersisa sulit bagi tim tamu menyamakan skor. Ternyata benar, hingga berakhirnya waktu normal dan tambahan 5 menit tak cukup buat tim tamu menghindari kekalahan.

Pelatih Persikota Agus Suryanto mengatakan, kemenangan skuad timnya bukan dari permainan cantik. Tetapi karena pengalaman Gendut Doni dan kawan-kawan Agus justru memuji penggawa PSSB yang bermain dengan teknik tinggi.

"PSSB bermain sangat bagus. Dengan skill yang dimiliki pemain PSSB merepotkan kami. Tapi, kami punya pengalaman sehingga dapat memenangkan pertandingan ini," ujar Agus usai laga kepada

Sementara itu, kubu tim tamu tampak meradang dengan kepemimpinan wasit Nur Mufarikin. Menurut pelatih PSSB Bachtiar July, permainan cantik anak asuhnya dirusak oleh sang pengadil lapangan hijau.

"Selain karena lapangan, wasit juga punya andil dalam kekalahan kami. Kami sudah bermain bagus, tapi wasit merusaknya dengan membiarkan pelanggaran yang terjadi pada kami," tuturnya.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...